Sat, 07/20/2019 - 03:56

Kasus Marak, Mahasiswa UM Teliti Motif Cyberbullying Remaja

Media Sulawesi | Fri, 06/21/2019 - 20:52
Diskusi Kelompok Terarah di SMA Negeri 1 Kepanjen (ist)
Malang,mediasulawesi.com-Kasus cyberbullying termasuk dalam kategori tinggi. Hampir setengah populasi remaja Indonesia pernah mengalami cyberbullying. Data yang diperoleh UNICEF tahun 2016, 41-50% remaja Indonesia dalam rentang usia 13-15 tahun pernah mengalami cyberbullying. Selain itu, hasil riset terbaru yang dilakukan oleh APJII menunjukkan bahwa 49% pengguna internet di Indonesia pernah menjadi sasaran cyberbullying. Menurut para ahli, kasus cyberbullying terus meningkat. Hal ini dikarenakan karakteristik media sosial memungkinkan pengguna bertukar informasi secara cepat dan memungkinkan pelaku untuk menyembunyikan identitasnya. Selain itu belum adanya kepastian hukum terkait cyberbullying. Berbekal kekhawatiran tersebut, mahasiswa BK UM pada tahun 2018 mengajukan proposal penelitian mereka yang berjudul “Motif-Motif Cyberbullying Remaja (Mixed Study Tentang Pola Komunikasi Sosial Media Remaja Malang Raya)”. Proposal penelitian mereka lolos didanai Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang penelitian. Penelitian tersebut mengambil objek remaja Malang raya, yang dilakukan dengan pengambilan sampel dari tiga SMA sebagai reprensatif dari Malang raya yaitu SMAN 8 Malang mewakili area Kota Malang, SMA Negeri 1 Batu mewakili area Kota Batu, dan SMA Negeri 1 Kepanjen mewakili Kabupaten Malang. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode mixed study sehingga data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dengan teknik instrument kuesioner yang disebar pada 30% jumlah siswa kelas 10 dan 11, kemudian diperdalam dengan penelitian kualitatif dengan FGD (Focus Grup Discussion).Tim penelitian ini diketuai oleh Nadya Yaniar Nafis yang beranggotakan Devi Eriska Sari dan Nur Mega Aris Saputra. Ketiga peneliti tersebut merupakan tim PSH prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Mereka melakukan penelitian dibimbing langsung oleh Dr. Muslihati, S.Ag,. M.Pd.Penelitian ini menghasilkan buku tentang Motif-motif Cyberbullying yang dapat memberikan informasi terkait cyberbullying kepada pembaca. Selain itu juga menghasilkan model intervensi prevensi dan kurasi cyberbullying berupa RPLBK (Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal) untuk diserahkan kepada konselor sekolah sebagai pedoman untuk memberikan layanan kepada siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipresentasikan pada ajang seminar nasional, internasional serta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS 32) yang akan dilaksanakan di Bali pada akhir Agustus 2019. Sehingga dapat menjadi referensi dan ajang bertukar pemikiran diantara peneliti lainnya.(Devi) 
Laporan: 
Devi
Tags: