Sat, 07/20/2019 - 03:55

Rekonstruksi Pasca Gempa Akan Serap Banyak Tenaga Kerja

Media Sulawesi | Thu, 07/11/2019 - 19:14
PALU-  Pemerintah Kota Palu saat ini tengah melakukan proses rekonstruksi dan rehabilitasi pasca gempa bumi, likuifaksi dan tsunami. Tahapan tersebut tentunya membutuhkan anggaran yang cukup besar namun di sisi lain juga membutuhkan banyak tenaga kerja. Ini tentunya memberikan peluang besar bagi tenaga kerja di Kota Palu dan sekitarnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Ansyar Sutiadi dalam sambutannya sekaligus membuka program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) jenis keterampilan komputer aplikasi perkantoran kerjasama P2K Yudha Bhakti dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2019 di Palu, Selasa (9/7/2019) mengatakan dengan tahapan rehab dan rekonstruksi saat ini tentunya akan menyerap banyak tenaga kerja. Pasalnya cukup banyak program bantuan yang datang dari pemerintah pusat, swasta bahkan luar negeri yang masuk ke kota Palu. Hanya saja, lanjut Ansyar, untuk mendapatkan pekerjaan itu, tenaga kerja harus memiliki skill atau keahlian. Untuk itu melalui pelatihan ini, kata dia, akan menjadi modal berharga dan kesempatanuntuk mendapatkan keterampilan sebelum mendapatkan pekerjaan. ‘’Ini peluang besar bagi peserta didik untuk mendapatkan keterampilan sebelum terjun ke lapangan. Kami tentunya berterima kasih kepada pengelola lembaga kursus yang telah membantu pemerintah dalam melatih dan memberikan keterampilan kepada anak muda di Kota Palu agar bisa bekerja dengan cepat maupun berwirausaha,’’tandasnya. Sedangkan Kepala Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas Sulawesi Tengah Arman Agung dalam sambutannya menekankan kepada peserta untuk betul-betul mengikuti kursus dan pelatihan dengan serius agar bisa mendapatkan ilmu dan keterampilan yang baik. Menurut Arman, pelatihan ini tentunya sangat bermanfaat selain bagi peserta agar kelak bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan maupun membuka lapangan kerja. Melalui program ini, juga membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran yang jumlahnya tidak sedikit.’’ Program pemerintah ini pada intinya bertujuan membantu masyarakat dalam membuka lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran,’’terangnya. Sementara itu, Pimpinan P2K Yudha Bhakti Palu Amrin Lamatolo menyampaikan dalam laporannya peserta kursus dan pelatihan kali ini sebanyak 20 orang lebih dan akan berlangsung selama dua bulan lebih atau 200 jam. Selain materi, peserta nantinya juga akan diberikan praktik lapangan dan magang pada perusahaan-perusahaan di Kota Palu dan sekitarnya .(sam)
Laporan: 
Sam

Berita Terkait

Penyerahan bantuan makanan dan takjil buka puasa oleh Ketua DPD Forum PLKP Sulawesi Tengah Amrin Lamatolo kepada pengungsi korban banjir bandang,Ahad (26/5/2019) sore.(syamsuddin)
Mon, 05/27/2019 - 21:07
Peserta Program PKW Daerah Tanggap Darurat dan Pasca Bencana di Kelurahan Layana foto bersama dengan PB PAUD dan DIkmas Sulteng, Dikbud Kota Palu dan Pengurus DPD Forum PLKP Sulteng.(sam)
Thu, 01/31/2019 - 18:51
Ketua DPD Forum PLKP Sulteng, Amrin Lamatolo,S.Sos menyerahkan bantuan rintisan usaha kepada peserta PKW di Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Senin (28/1/2019) sore.( SYAMSUDDIN)
Wed, 01/30/2019 - 19:27
Puluhan kaum ibu di Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota dilatih membuat aneka kue melalui program Kecakapan Wirausaha (PKW) daerah tanggap darurat pasca bencana, Rabu (09/1/2019) sore.(sam)
Thu, 01/10/2019 - 22:52
Ketua DPD Forum PLKP Sulteng,Amrin Lamatolo S.Sos (kedua dari kanan) bersama panitia workshop penguatan manajemen kelembagaan dan psikosial yang akan digelar 15 Desember 2018 mendatang.(sam)
Mon, 12/10/2018 - 09:28