Mon, 06/17/2019 - 17:56

Cegah Konflik Pasca Pemilu, FSN Sulteng Diskusi Lintas Pemuda

Media Sulawesi | Wed, 05/22/2019 - 12:05

Pemateri yang tampil dalam diskusi publik lintas pemuda oleh Forum Santri Nasional Sulawesi Tengah belum lama ini.(ist)

PALU-Menyikapi situasi keamanan dan stabilitas negara pasca pemilihan umum (pemilu) 17 April 2019 lalu, Forum Santri Nasional Sulawesi Tengah (FSN Sulteng) menyelenggarakan diskusi publik lintas pemuda. Diskusi bertemakan Peran Pemuda dan Mahasiswa Dalam Menjaga Stabilitas Bangsa Pasca Pemilu 2019 ini dihelat di salah satu hotel di Kota Palu belum lama ini.Diskusi yang berlangsung sehari ini selain dihadiri sejumlah pengurus organisasi kepemudaan dan aktivis LSM juga hadir puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tengah. Tampil sebagai pembicara dalam diskusi yang dipandu Riwin Najmudin ini adalah  Akademisi IAIN Palu, Muh. Sadig Alhabsy, Ketua Umum LS-ADI Ruly S. Alim,  Ketua FSN Muhammad Latdjintji dan Pemerhati Demokrasi Arman Seli.Ketua FSN Sulteng Muhammad Latdjintji dalam sambutannya mengatakan, pasca pelaksanaan pemilu 17 April 209 lalu membuat situasi kehidupan masyarakat Indonesia rawan terjadi konflik. Kondisi ini dipicu masifnya  penyebaran berita baik media massa maupun media sosial yang menuding Komisi Pemilihan Umum(KPU) tidak netral, sehingga membangun opini negatif  yang melahirkan rasa pesimisme publik terhadap penyelenggara Pemilu. ‘’Padahal sudah banyak petugas KPPS meninggal dunia karena bekerja keras demi suksesnya pelaksanaan Pemilu.Namun mereka justru dicaci maki dan dianggap tidak profesional,’’tandasnya.Latdjintji menekankan jika  semua pihak terus larut dalam pertikaian dapat mengancaman persatuan Bangsa, termasuk mengganggu stabilitas ekonomi Negara.Menurutnya, jika keributan atau perselisihan terus terjadi tidak hanya mengganggu keamanan negara, tetapi juga menggangu stabilitas ekonomi nasional.Karenanya ia berharap agar masyarakat tidak mudah terprovokasi  dari berbagai informasi yang sengaja disebar dimedia sosial  terkait adanya tindakan kecurangan, soal itu semuanya serahkan kepada pihak yang berwenang. Pemilu telah selesai dilangsungkan, maka soal perbedaan pilihan harus disudahi, kini saatnya berfikir kedepan demi kepentingan Bangsa.Sementara itu, Akademisi IAIN Palu, Muh. Sadig Alhabsy mengajak semua pihak terutama pemuda dan mahasiswa untuk turut menjaga stabilitas dan keamanan negeri tentunya dengan tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh berita atau isu yang merebak akhir-akhir ini khususnya di media sosial. Menurut Sadiq, sebagai kader intelektual maka mahasiswa maupun pemuda harus bisa cermat dan hati-hati dalam menyikapi sebuah informasi. ‘’Harus teliti dan hati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar. Jangan mudah terpancing,’’tekannya. (sam)  
Laporan: 
Sam