Mon, 05/27/2019 - 02:49

Rekapitulasi Usai, Warga Palu Diimbau Jaga Persatuan

Media Sulawesi | Mon, 05/06/2019 - 17:32
PALU- Pelaksanaan Pemilu serentak telah usai 17 April 2019 lalu. Demikian halnya rapat pleno perolehan hasil  suara pemilu legislatif maupun pemilu presiden dan wakil presiden telah dilaksanakan di sejumlah daerah di tanah air. Hingga saat ini proses rekapitulasi masih berjalan aman dan lancar, termasuk di Kota Palu. Ketua Forum Pemuda Kaili (FPK) Kota Palu Randir L Taepo S.Sos kepada wartawan Senin (6/5/2019)  mengajak seluruh masyarakat Kota Palu, di delapan Kecamatan, 46 Keluarahan, untuk bersama bergandengan tangan usai pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu ) 2019. ‘’Mari bersama menjaga ketertiban dan keamanan Kota Palu yang kita cintai. Perbedaan dalam pemilu, jangan sampai kita jadi bermusuahan, marilah bersama kita jaga dan rajut kembali tali silahturahmi,” imbaunya.                                                     Randir menekankan perbedaan pendapat maupun pilihan merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan manusia. Namun di sisi lain, ia meminta warga jangan sampai mengabaikan silaturahmi dan menjaga ketertiban serta keamanan. ‘’Karena hal itulah yang menjadi kunci untuk menjaga keamanan dan kedamaian suatu wilayah. Kita berharap masyarakat Palu tetap aman dan damai,’’tegasnya.Sementara itu Ipul, seorang tokoh pemuda di Kecamatan Tantanga, pada Metro Sulawesi, 6 Mei 2019 mengatakan, Alhamdullilah pelaksanaan Rapat Rekapitulasi Pleno terbuka hasil Pemilu 2019, di Kecamatan  Tatanga Kota Palu, yang berlangsung dari 3 Mei hingga 6 Mei 2019 sudah selesai itu semua berkat kerjasama yang baik semua pihak yang mendukung pelaksanaan Rekapitulasi.“menurut saya dalam Proses rekapitulasi berjalan dengan lancar, jujur, adil, transparan dan tidak ditemukan adanya Kecurangan. Permasalahan yang terjadi selama rekapitulasi dapat diselesaikan secara Demokratis,” tegasnya.Ipul menegaskan, kondisi pelaksanaan rekapitulasi di Kecamatan Tatanga, Kota Palu, seperti yang disampaikan Pemuda Tantanga itu, berbanding terbalik dengan isu yang berkembang saat ini, bahwa Pelaksanaan Pemilu 2019 banyak kecurangan. “Oleh karena itu diharapkan marilah kita kawal apa yg sdh dilakukan saudara saudara kita sebagai KPPS, PPS, PPK yang tidak sedikit mereka jatuh sakit maupun meninggal dunia sebagai pengawal demokrasi,” ajaknya.(*)
Laporan: 
Sam
Tags: 

Berita Terkait

Petuga tengah menyusun kotak suara yang akan digunakan pada pemilu, 17 Maret 2019 nanti.(ist)

Sun, 03/31/2019 - 13:30