Sat, 07/20/2019 - 03:54

Warga Petobo Inginkan Iksan Kalbi Nahkodai DPRD Palu

Media Sulawesi | Fri, 07/05/2019 - 13:08

Anjas Lamatata

PALU-Penetapan anggota DPRD Kota Palu yang baru terpilih belum dilaksanakan KPU Kota Palu.Demikian halnya dengan pemilihan Ketua DPRD Kota Palu yang bary. Meski demikian, harapan masyarakat agar ada perubahan di lembaga legislatif tersebut sudah mulai mencuat. Seperti sejumlah kalangan dari Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan yang  menginginkan sosok baru dan ideal untuk menahkodai lembaga wakil rakyat tersebut. Salah satu sosok anggota legislatif yang dinilai layak untuk menahkodai DPRD Kota Palu tersebut adalah Iksan Kalbi. Calon legislatif dari Partai Gerindera ini memang cukup dikenal di masyarakat Kota Palu, khususnya wilayah Palu Selatan. Terlebih, Iksan Kalbi memang warga Kelurahan Petobo dan berasal dari daerah pemilihan Palu Selatan. Selain karena kemampuan dan pengalamannya duduk sebagai anggota DPRD. Tokoh masyarakat Petobo, Anjas Lamatata kepada wartawan Jumat (5/7/2019) pagi mengatakan kenginan warga agar Iksan Kalbi menjadi ketua DPRD Kota Palu yang baru karena berbagai pertimbangan. Iksan selama ini dinilai cukup peduli dan banyak membantu warga Kelurahan Petobo khususnya yang menjadi korban gempa dan likuifaksi. Selain itu juga, Iksan memiliki kemampuan dan tanggung jawab yang tinggi terhadap tugasnya selama ini sebagai wakil rakyat. ‘’Jadi selain karena beliau memang berasal dari dapil palu selatan, kontribusinya dan kepeduliannya terhadap kami khususnya korban likuifaksi selama ini cukup besar. Jadi sangat tepat kalau beliau sebagai ketua DPRD,''tandas pengusaha bidang proverty tersebut. Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Petobo, Umar B Pantorano dan menyampaikan kalau Iksan Kalbi adalah figur yang paling tepat memimpin DPRD Kota Palu. Alasanya, Iksan dinilai punya kemampuan dan pengalaman sebagai wakil rakyat dan cukup peduli dengan kondisi warga Kota Palu khususnya di Petobo, yang menjadi salah satu daerah terparah dilanda gempa bumi 28 September 2018 lalu. Menurutnya, sosok yang layak menjadi pimpinan ketua DPRD tentunya diharapkan bisa menjadi panutan dan mampu mengakomodir kepentingan masyarakat.  Ia mengakui kalau jabatan ketua DPRD sepenuhnya kewenangan para anggota DPRD dan masuk ranah politik. Namun setidaknya, ia menyarankan kepada anggota DPRD Kota untuk memilih figur yang betul-betul tepat dan bisa menjadi panutan dan mengakomodir semua kepentingan. ‘’Memang ini sebenarnya urusan politik. Tapi setidaknya kami bisa memberikan masukan dan menjadi keinginan warga terhadap sosok yang layak memimpin DPRD Kota Palu,’’pungkasnya.(sam)
Laporan: 
Sam