Satgas TMMD ke-106 Kodim 1306 Donggala menggunakan barung beras sebagai alat angkut material.(ist)

Parimo,mediasulawesi.com--Satgas TMMD ke-106 Kodim 1306 Donggala diperhadapkan dengan pembangunan fisik yakni kontur jalan yang cukup berat. Selain letaknya yang cukup jauh dari akses utama Kecamatan Tinombo, juga medan jalan sangat ekstrim yang hanya dapat dilalui menggunakan sepeda motor, mobilpun yang bisa melaluinya hanya mobil dengan spesifikasi 4 WD atau biasa disebut Double Gardan.

Hal yang menjadi kendala dilapangan adalah alat pengangkut material pasir dan batu.Truck tidak bisa masuk kelokasi karena tanahnya tidak kuat menahan beban berat, Satgas TMMD berinisiatif agar kendala tersebut dapat teratasi sehingga anggota Satgas dan Warga bisa terus bekerja.

Karung beras menjadi alat utama pengangkut material pasir dan batu, angota TNI, Satpol Polisi Pamong Praja Kabupaten Parigi bersama warga sekitar bergotong royong mencari batu dan pasir di sungai terdekat yang berjarak sekira 300 meter ke titik lokasi kerja pembangunan kantor Tiga Pilar.

Salah satu warga Yakub (41 tahun) yang juga ikut bergotong royong bekerja bersama dengan Satgas TMMD TNI mengaku senang dapat bekerja sama membangun kantor Tiga Pilar. “Saya senang bisa membantu Bapak-bapak TNI yang telah bekerja membantu pembangunan di Desa kami, seluruh warga akan selalu siap membantu demi kelancaran pembangunan ini sampai selesai Pak” ujarnya diiringi senyum kegembiraan, Jumat (04/10/2019).

Komandan Kodim (Dandim) 1306/Donggala, Kolonel Inf Widya Prasetyo mengatakan dengan bantuan masyarakat mengangkut pasir dan batu, pihaknya merasa terbantu dan akan selalu menjaga keakraban antara anggota TNI bersama warga sekitar. Dandim juga memuji inisiatif warga dan satgas TMMD yang menggunakan alat alternatif untuk mengangkut material.

“Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada warga atas kerelaanya bekerja gotong royong bersama anggota TNI, pekerjaan ini menjadi sangat ringan, atas laporan anggota dilapangan hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 2 jam pasir dan batu sudah sangat banyak terkumpul,” terang Dandim.(SAM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here