Satgas TMMD ke-106 bersama warga melewati jalan menanjak sembari memikul karung berisi material untuk pembuatan jamban.(ist)

Parigi,mediasulawesi.com– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 1306/Donggala yang saat ini berlangsung, jauh berbeda dengan program sebelumnya. Bahkan TMMD yang kali ini dipusatkan di tiga desa di Kecamatan Tinombo dinilai paling berat medannya dibandingkan lokasi-lokasi TMMD sebelumnya.

Pasiter Kodim 1306/Donggala Kapten Infanteri Sjafroni Saselah mengakui kalau program TMMD ke-106 ini merupakan yang paling ‘menantang’ dibanding TMMD sebelumnya.Ia mencontohkan medan lokasi TMMD ke-105 di Kecamatan Paloloh, Kabupaten Sigi, Februari 2019 lalu yang jauh lebih mudah. ‘’Yah, selama ikut program TMMD baru kali ini saya anggap betul-betul program TMMD yang paling berat. Medan menuju ketiga lokasi sasaran cukup berat dan menjadi tantangan sesungguhnya bagi satgas TMMD.,’’akunya kepada media ini.

Meski begitu, Sjafroni tidak ciut nyalinya untuk menjalankan tugasnya selama sebulan penuh. Bahkan ia dan satgas lainnya semakin termotivasi untuk menunjukkan pengabdiannya kepada masyarakat yang tinggal di daerah pelosok. Baginya, medan berat bukanlah penghalang bagi seorang prajurit TNI dalam menjalankan tugasnya untuk mengabdi bagi bangsa dan Negara.

Ditambahkan,sebagai satgas TMMD tentunya tidak hanya bertugas menyelesaikan program kerja yang sudah dicanangkan. Lebih dari itu, juga menjadi moment menjalin keakraban dengan warga masyarakat. Menurutnya, waktu sebulan tentunya bisa dimanfaatkan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Selama ini hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat terjalin dengan baik.

Pengakuan Kapten Infanteri Sjafroni ini memang bukan tanpa alasan. Untuk menjangkau dua dari tiga lokasi TMMD yakni Desa Ogoalas dan Patingke, satgas harus melewati medan yang cukup berat. Hanya kendaraan roda dua yang bisa menembus lokasi tersebut dan harus melewati jalan terjal dan rawan terjadinya kecelakaan. Untuk tiba ke Desa Ogoalas dan Patingke, butuh waktu hingga dua jam perjalanan dari pusat ibukota kecamatan Tinombo.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here