Satgas TMMD melakukan transaksi di Pasar Mini Desa Ogoalas.(ist)

Parimo,mediasulawesi.com-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 yang dilaksanakan Kodim 1306/Donggala di Desa Ogoalas Kecamatan Tinombo,ternyata memberikan manfaat yang sangat banyak bagi masyarakat setempat, terlebih para pedagang Pasar Mini Ogoalas.

Pasar mini atau pasar kecil ini hanya terdapat di Desa Ogoalas, pasar ini hanya ditempati sekitar kurang lebih 15 lapak penjual saja, namun dihari-hari tertentu yang biasa disebut “hari pasar” terdapat penjual dari luar datang ke tempat tersebut.

Pasar ini melayani seluruh kebutuhan warga dari berbagai dusun yang terpencar dan letaknya sangat jauh dari pusat Desa Ogoalas, tak hanya itu pasar ini juga melayani kebutuhan Desa Tetangga yaitu Desa Patingke karena untuk belanja ke pusat Kecamatan Tinombo sangatlah jauh.

Dengan mobilisasi yang tinggi di desa tersebut menuju lokasi pembangunan TMMD, tentunya membutuhkan kebutuhan sehari-hari terutama bahan pokok berupa sembako dan lain-lain, inilah yang menjadi berkah tersendiri bagi para penjual di pasar tersebut.

Para penjual mengaku sejak adanya kegiatan program TMMD ke-106, omsetnya mengalami peningkatan signifikan.Transaksi jual beli setiap hari mengalami peningkatan jauh disbanding hari-hari biasanya.  Stok bahan kebutuhan juga ditambah agar tidak sampai kehabisan dalam melayani anggota satgas dan masyarakat lainnya.

”Sejak adanya TNI di sini jualan saya laku sehingga harus menambah stok. Otomatis pendapatan saya juga meningkat dibanding hari biasanya pak,” ungkap salah satu penjual kepada Mayor Inf Iko Power, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1306/Donggala saat melaksanakan peninjauan pembangunan kantor Tiga Pilar, Senin (07/10/2019).

Menurut Kasdim selain meningkatkan ekonomi warga, program tersebut juga membantu anggota TNI untuk memenuhi kebutuhannya selama bertugas membantu warga membangun jamban dan kantor tiga pilar.Apalagi personil satgas TMMD ini akan bertugas selama satu bulan di lokasi tersebut.

“Jadi anggota tidak perlu turun ke ibukota kecamatan untuk membeli beras, lauk, sabun dan lain-lain, disamping jarak yang cukup jauh juga medan yang dilalui juga membahayakan, selain itu juga menghemat biaya bahan bakar kendaraan,” jelasnya.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here