Bupati Parigi Moutong,Syamsurizal Tombolotutu

PARIMO– Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 106 oleh Kodim 1306/Donggala di Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong diharapkan tidak hanya sekadar merealisasikan program tahunan mabes TNI tersebut. Program andalan mabes TNI ini tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang masih tertinggal.

Tak salah jika tiga desa di Kecamatan Tinombo, yakni Desa Ogoalas, Lombok dan Patingke oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkoordinasi dengan Kodim 1306/Donggal menjadi pilihan. Ketiga desa tersebut masuk kategori tertinggal dibandingkan desa lainnya dan penduduknya umumnya tidak mampu.Dua dari tiga desa tersebut berada di pedalaman dan hanya bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua.

Bupati Parigi Moutong Syamsurisal Tombolotutu kepada wartawan belum lama ini mengatakan program TMMD 106 bertujuan untuk mendorong semangat masyarakat di desa tertinggal. Masyarakat tertinggal ini bisa nantinya sejajar dengan desa lainnya. Bupati tidak ingin masyarakatnya terus mengalami kesulitan dan terkebelakang.’’Program ini sangat bagus dan sengaja kami memilih lokasi tersebut. Memang masih masuk daerah tertinggal dan mengalami kesulitan ekonomi,’’terangnya.

Bupati membeberkan saat ini masih ada sekitar 30 ribu jiwa penduduknya yang masih tertinggal, termasuk di Desa Patingke, Ogoalas dan Lombok. Tidak hanya tertinggal di bidang perekonomian tapi juga di sektor pendidikan dan infrastruktur. Karenanya dia berharap melalui program TMMD kali ini bisa membantu merubah dan meningkatkan kesejahteraan warganya dan bisa sejajar dengan desa-desa lainnya.

Orang nomor satu di Parigi Moutong ini berjanji akan terus berusaha menekan angka kemiskinan dengan terus memperbaiki taraf hidup masyarakatnya. Diakui, upaya itu memang bukan hal yang mudah karena tidak cukup dengan kerja kerja dan semangat tapi juga didukung dengan dana atau anggaran yang memadai. Namun ia bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 1306 Donggala karena dengan adanya program TMMD yang meskipun hanya beranggaran 1 miliar rupiah namun bisa melaksanakan kegiatan yang maksimal. (sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here