Sanggar Seni Gimba Fakultas Sastra Unisa saat tampil di perayaan Milad SS Lauro.(ist)

PALU –Sanggar Seni Gimba terus menampilkan eksistensinya di panggung seni Kota Palu,Kamis (17/10/2019) malam. Setelah beberapa waktu lalu tampil di pameran foto yang dihelat Pewarta Foto Indonesia (PFI) kini sanggar seni Fakultas Sastra Universitas Alkhairaat tersebut kembali tampil dalam perayaan Milad ke VI Sanggar Seni Lauro (SSL) di kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga .Aksi mereka pun disambut riuh para penonton.


Dalam perayaan Milad SS Lauro tersebut, SS Gimba memang mendapat kehormatan untuk ikut tampil dan ambil bagian dalam rangkaian kegiatan malam itu. Sanggar Seni Lauro menggelar berbagai kegiatan, diantaranya lomba Azan, Zikir, dan juga peragaan busana muslim. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi   Sulteng Hidayat Lamakarate, Kamis malam (17/10) dikelurahan Duyu.


Pembina Sanggar Senin Lauro, Masamah Amin Syam S.S,M.Pd, menyampaikan bahwa hadirnya sanggar seni lauro menjadi perekat budaya yang ada di Sulteng khsusunya, dan Indonesia pada umumnya. Karena adanya pembelajaran Budaya adalah yang wajib dilakukan oleh generasi penerus bangsa.“ Kegiatan ini merupakan, program kerja tahunan, untuk meningkatkan pemuda yang religius melalui seni dan budaya. Kegiatan ini mengangkat segi tradisional dalam sebuah kegiatan, dan dengan acara pentas seni inilah bisa memperkenalkan budaya lebih luas ditengah masyarakat, khususnya untuk anak muda,” katanya.


Masamah yang juga pembina SS Gimba dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Sastra Unisa menyampaikan kalau tujuan kegiatan ini, sendiri, yaitu guna menjalin silaturahmi antar pengurus atau pekerja seni diwilayah Kota Palu, Sigi, dan Donggala. Sebelumnya, SSL sudah melaksanakan rangkaian kegiatan, seperti dilaksanakannya loba azan, dan melaksanakan zikir bersama. “ Malam ini (17/10) kami laksanakan lomba peragaan busana muslim yang diikuti oleh siswi SD dan SMP, serta diisi oleh pertunjukan seni dari oleh sangar seni yang sudah diundang, ” ujarnya.

Membuka kegiatan itu, Hidayat Lamakare, menyampaikan beberapa hal, dan tentunya pemerintah Provinsi Sulteng sangat mendukung dengan kegiatan Seni dan Budaya yang dilakukan oleh sanggar Seni. Tujuannya tentu bisa meningkatkan dan menjual seni budaya lokal kaili ke masyarakat luar terutama para pemuda. “ Dengan kegiatan ini tentunya pemerintah sangat mendukung, bahwa kekompakan sangar seni terus terjalin dengan saling bersilaturahmi melalui kegiatan-kegaiatan kesenian dan kebudayaan, atau memperingati milad, seperti yang dilakukan oleh sangar seni lauro,” jelasnya.

Dalam pertunjukan Seni, salah satu sanggar seni dari Fakultas Sastra Universitas Alkhairat (Unisa) Palu, menutup kegiatan pembukaan tersebut. Penampilan Sanggar Seni Gimba yang digawangi Arifin,Dili,Devran,ANisa, Sisca, Adi Chandra dan Rinaldi ini memukau para penonton yang hadir. Terlebih saat pembacaan puisi karya GUs Mus berjudul ”Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana”(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here