Ketua Umum PBSI Sulteng,H Kamil Badrun,S.E,M.Si

PALU – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Sulawesi Tengah, Senin (28/10) hari ini resmi digelar. Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulteng, H Kamil Badrun AR SE MSi, dijadwalkan akan membuka langsung Kejurprov ini. Sebanyak 112 pebulutangkis dari seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah akan berlaga dalam kejuaraan tersebut.

Sekretaris Umum PBSI Sulteng, Ir Muhlis Lamboka dalam keterangan persnya, mengungkapkan  peserta dalam Kejurprov kali ini, berasal dari utusan Pengkab/Pengkot PBSI se Sulawesi Tengah.  Untuk pertamakalinya, pendaftaran Kejurprov dilakukan secara online. “Para peserta lewat Pengkab/Pengkot masing-masing mendaftar secara online atau lewat sistem informasi PBSI, yang juga diketahui Pengurus Pusat PBSI,” sebut Muhlis.

Kejuaraan yang mempertandingkan empat kelompok usia ini akan digelar selama empat hari (28 Oktober-1 Nopember 2019) mendatang di GOR Gelora Sejahtera Palupi, Jalan Tavanjuka Permai, Kecamatan Tatanga. Masing-masing, pemula putra/putrid (di bawah 15 tahun), remaja putra/putrid (di bawah 17 tahun), taruna putra/putri (di bawah 19 tahun) dan dewasa putra/putrid (usia bebas). “Total sudah ada 9 Pengkab/Pengkot yang mendaftar dan akan ikut serta dalam Kejurprov kali ini,” sebutnya.

Lebih jauh Muhlis, pendaftaran online ini memang baru pertama digunakan dalam Kejurprov Bulutangkis Sulteng dan sudah menjadi aturan khusus PBSI Pusat melalui website si.pbsi.or.id. Atlet yang bisa mendaftar pun, harus yang telah terdaftar di Sistem Informasi PBSI dan berada di naungan klub. Dan yang tidak terdaftar di Sistem Informasi PBSI, dipastikan tidak bisa mengikuti Kejurprov. “Sampai batas waktu pendaftaran 24 Oktober lalu, sudah tercatat 112 atlet yang ikut serta. Masing-masing dari PBSI Parimo, Poso, Morowali, Balut, Banggai, Tolitoli, Buol, Sigi dan Palu,” jelasnya.

Sedangkan empat Pengkab yang tidak ikut serta dalam Kejurprov tahun ini, adalah PBSI Donggala, PBSI Bangkep, PBSI Morowali Utara, dan PBSI Touna. Adapun hasil Kejurprov nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Kejurnas Bulutangkis Perorangan tahun ini di Jakarta. “Alhamdulillah, lewat sistem pendaftaran online ini, sudah mulai kelihatan hasil Bimtek Implementasi Sistem Informasi PBSI dua tahun terakhir. Hal ini bisa dilihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 112 orang,  mudah-mudahan Kejurprov 2020 pesertanya lebih banyak lagi,” kata Muhlis.

Ketua Umum PBSI Sulteng, H Kamil Badrun AR SE M.Si sebelumnya mengarahkan jika, kedepan, tidak hanya pada Kejurprov saja, namun kejuaraan di tingkat kabupaten/kota juga menerapkan sistem pendaftaran secara online.Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat membantu fungsi kerja tim keabsahan karena pendaftaran dapat dilakukan secara online,  dan meminimalisir atlet melakukan pencurian umur. Di samping itu, semua informasi terkait kejuaraan di seluruh Indonesia bisa dilihat dalam sistem ini, mulai dari tanggal, tempat hingga wasit yang memimpin jalannya pertandingan bisa diketahui. Setiap klub pun bisa langsung mendaftarkan pemainnya, termasuk melakukan pembayaran secara online. (sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here