kacabjari tinombo, eko dwi raharjo (ist)

PARIGI– Pencatutan nama pejabat dilingkup Kejaksaan Negeri Parigi Moutong (Parimo) yakni kepala cabang kejaksaan Tinombo, Eko Dwi Raharjo, digunakan untuk memeras dengan meminta sejumlah uang puluhan juta.

Namanya digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk meminta sejumlah uang kepada istri kepala Desa Ambesia Selatan, Kecamatan Tomini, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Dana Desa beberapa waktu lalu.”Nama saya digunakan meminta uang 50 juta, kepada istri kades itu,” singkat Eko Dwi Raharjo, Jum’at (1/11).

Bahkan kata dia, tidak hanya istri kades, sekdes Ambesia Selatan pun dimintai sejumlah uang, tetapi suara oknum tersebut terdengar berbeda setelah dihubungi melalui via handphone.”Ketika menghubungi sekdes suaranya berbeda, lalu mereka menghubungi saya,” ungkapnya.

Kata dia, pencatutan nama pejabat kejari Parimo sering terjadi. Sebelumnya nama Kepala Seksi Inteljen juga digunakan, meminta sejumlah uang kepada keluarga atau kerabat, sebagai jaminan meringankan kasus yang ditangani.

Menurut dia, modus yang digunakan oleh pelaku bermacam-macam, berupa meringankan kasus yang ditangani dan lain sebagainya, sama halnya dengan sekdes dan istri kades Ambesia Selatan alami.”Rata-rata yang mereka gunakan untuk menipu korban yakni soal penanganan kasus,” jelasnya.

Namun, upaya yang dilakukan oleh oknum tidak membuahkan hasil, karena kedua orang itu istri kades dan sekdes tidak memberikan seperti apa yang diinginkan oleh pelaku.Saat ini, pihaknya tengah menulusuri pemilik nomor tersebut, bahkan bukti berupa short message Service (SMS), telah dipegang untuk menelusuri keberadaan yang bersangkutan.

Ia pun menghimbau, kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi para oknum-oknum yang mengatasnamakan pajabat Kejari parimo. Apabila menemukan hal itu segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.”Saya mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati, jangan mendengar nama pejabat kejaksaan untuk meminta sejumlah uang langgsung dipercaya. Jadi saya harap ditelusuri terlebih dahulu,” tutupnya. (satri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here