PASANGKAYU – Seorang karyawan salah satu perusahaan konstruksi ternama di Kabupaten Pasangkayu diciduk Tim Res Narkoba Polres Mamuju Utara, bersama empat orang lainnya karena kedapatan membawa dan memakai sabu.Hal ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar polres mamuju utara, yang dipimpin langsung Kapolres Mamuju Utara, AKBP Leo H. Siagian, S. S.IK, M.Cs, Kamis (19/12/2019)

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Pasangkayu I Gusti Ngurah Agung Aryanta Era Winawan S.H,M.H, Dandim 1427 Pasangkayu Letkol Inf.Kadir Tandiesak S.Ag.MM.M.Ipol.

Menurut Kapolres, keempat tersangka yang berhasil ditangkap tim merupakan pemain baru dalam peredaran narkotika di pasangkayu. Namun sebagai pemakai satu di antaranya adalah pengguna lama.Keempat tersangka ini masing-masing adalah, Toyo Warga Polewali, Aripuddin, Darwis, dan Asril. Dari keempat tersangka tersebut, 2 diantaranya berdomisili di Martajaya dan satu dari Mamuju Tengah, dan satu di antarnya merupakan karyawan PT Aphasko Utama Jaya atau lasim disebut PT Passokorang.


Keempat tersangka di tangkap oleh Tim Res Narkoba Polres Matra di Dusun Sari Maju, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu pada Senin, 17 Desember 2019.Dari tangan para tersangka, dimankan barang bukti berupa, 11 shaset diduga Paket Sahbu Jenis Narkotika gol 1, 1 set alat hisap, 2 iphone dan 1 set alat hisap bekas.

Keempat tersangka akan diganjar 2 pasal undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman 20 Tahun penjara.“Kempat tersesangka akan dikenakan pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1, undang-undang nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman penjara maksimal 20 Tahun penjara.” Jelas Kapolres.

Hingga berita ini diturunkan pihak Perusahaan Passokorang belum dapat di Konfirmasi untuk dimintai tanggapan terkait karyawannya yang terlibat penggunaan narkoba, yang kini telah di amankan petugas.(EGI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here