Koperasi Sintuvu Masana Singgani (SMS) dibentuk untuk ringankan penderitaan korban bencana di Kabupaten Sigi.(ist)

SIGI-Kondisi masyarakat korban bencana di Kabupaten Sigi saat ini masih sangat memprihatinkan. Mereka yang kehilangan tempat tinggal dan masih menempati huntara sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah maupun pihak lain. Tak adanya lapangan pekerjaan juga menambah beban hidup korban bencana. Kondisi tersebut berpotensi besar menimbulkan kerawanan kamtibmas yang dipicu dari desakan kebutuhan ekonomi. Sehingga rawan timbul terjadinya tindak pidana curas, curat, curanmor, begal/premanisme, peredaran narkoba dan pernikahan dibawah umur.

Hal inilah yang mendorong aktivis sosial di Kabupaten Sigi untuk turut peduli dan membantu meringankan penderitaan korban bencana gempa bumi maupun likuifaksi. Sukri S.H, salah seorang aktifis sosial telah menggagas terbentuknya sebuah badan usaha Koperasi dengan nama Koperasi Sintuvu Masana Singgani (SMS).Tujuannya yakni menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat korban bencana alam. Dengan mengusung semangat koperasi yatu prinsip gerakan ekonomi kerakyatan berdasarkan asas kekeluargaan diharapkan mampu menumbuhkan kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskan, bidang usaha koperasi SMS disesuaikan dengan karakteristik wilayah di Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi yang sebagian besar adalah masyarakat berprofesi sebagai petani dan memanfaatkan besarnya potensi disektor pertanian dan perkebunan, diyakini akan mendukung terwujudnya masyarakat yang makmur dan sejahtera. ‘’jadi bidang usahanya kita sesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah. Seperti misalnya di kecamatan Dolo Barat yang punya potensi di sector pertanian dan perkebunan,’’terangnya.

Sukri menekankan, korban bencana alam saat ini sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah maupun NGO, namun untuk lebih meningkatkan perekonomian bagi masyarakat korban bencana bantuan yang dimaksudkan yaitu dengan memberikan modal kerja, dimana mekanisme pemberian modal kerja harus dilakukan melalui badan usaha agar mudah dilakukan audit. Badan usaha yang dimaksud adalah sebuah Koperasi dengan bidang usaha pertanian, perkebunan, perikanan dan jasa dengan menyesuaikan kondisi Kabupaten Sigi yang merupakan wilayah agraris.

Diharapkan dengan terwujudnya masyarakat yang sejahtera, maka akan turut membantu menciptakan situasi kamtibmas di Kabupaten Sigi, khususnya menjelang Pilkada Serentak bulan September 2020 nanti.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here