Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rahim Tagaru.(ist)

PASANGKAYU – Proses pembangunan renovasi jembatan gantung yang terletak di Bunja Mata Dusun Tinapu Kelurahan Kecamatan Pasangkayu, ternyata memang tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).Hal tersebut, diakui langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rahim Tagaru, yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasangkayu.”Saya akui itu, tidak sesuai RAB,” katanya, saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020).

Diakuinya tidak sesuai RAB, karena ditemukannya ketidaksesuaian ukuran yang sebenarnya. Namun pihaknya juga tidak melakukan pembongkaran pekerjaan karena dianggap bukan menyalahi dengan mengurangi tapi menambah.”Sebenarnya ini tidak menyalahi, jika seandainya dari 1 meter menjadi 90 cm, maka mau tidak mau harus dibongkar karena ada dana disitu yang tersisah,” ucapnya.

Menurutnya dalam pelaksanaan renovasi jembatan tersebut, pihak kontraktor membuat peralatan jembatan di luar, bukan dirakit di tempat. “Untuk itu kita berkoordinasi ke yang mengerjakan, agar ini diperbaiki dengan sisah dana pemeliharaan yakni 5 persen dari anggaran,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa proses perbaikan akan segera dirampungkan dalam waktu dekat ini, agar tidak ada lagi polemik dari masyarakat.”Mungkin satu dua atau tiga hari kedepan ini, sudah rampung,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Pasangkayu mempertanyakan pekerjaan renovasi pembangunan jembatan gantung tersebut, karena dinilai dikerja dengan asal-asalan.Pembangunan jembatan yang melan dana APBD lebih dari 300 juta itu, jadi polemik karena hasil perkejaan tidak berbanding lurus dengan nilai anggaran yang digunakan.(tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here