Kelangkaan BBM di Kabupaten Pasangkayu ditanggapi serius pihak DPRD dan Pemkab Pasangkayu.(egi/mediasulawesi.com)

PASANGKAYU – Anggota DPRD Pasangkayu dari partai Nasdem Jurana SE, meminta kepada pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Pasangkayu, agar melakukan perbaikan pelayanan khususnya BBM yang diperuntukan untuk emergency (darurat).

Permintaan dan harapan tersebut, disampaikan oleh Jurana di forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama anggota DPRD dan pelaku usaha SPBU. “Saya mohon kepada semua pemilik SPBU agar ditingkatkan lagi pelayananya, terutama perbaikan sistem layanan untuk emergency,” katanya di gedung DPRD Pasangkayu, Senin lalu (24/2/2020).

Dikatakan bahwa pemilik SPBU perlu lebih memperhatikan objek-objek penerimaan, seperti mempersiapkan safety stop untuk keadaan emergency, agar kejadian ambulance yang tidak dilayani karena kehabisan stok emergency tidak terulang lagi. “Karena kejadian kemarin, viral di fb sehingga masyarakat mempertanyakan tugas kami di DPRD sebagai fungsi pengawasan.“Olehnya itu lewat forum RDP ini mudah-mudahan ada solusi yang lebih bisa dipertanggungjawabkan untuk semua SPBU di Pasangkayu,” imbuhnya.

Dalam RDP yang dimpimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Pasangkayu Muslihat Kamaluddin, Ssos MAP, menghasilkan tidak rekomendasi, yakni pertama akan membentuk tim evaluasi, kedua adalah terkait rekomendasi harus melalui satu pintu yakni dikeluarkan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) yang kaitannya mengeluarkan rekomendasi untuk BBM bersubsidi.Kemudian yang ketiga, Anggota DPRD Pasangkayu akan melakukan kunjungan kerja ke masing-masing SPBU untuk berkomunikasi terkait ketersediaan BBM di Pasangkayu. (egi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here