membahas masalah PPKBP3A Pasangkayu rapat persiapan Kabupaten Pasangkayu mengikuti penilaian Kota Layak Anak (KLA) Tahun ini.(egi/mediasulawesi.com)

PASANGKAYU-Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Pengendalian Penduduk, Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Pasangkayu belum lama ini menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bidang Pemenuhan Hak Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sulawesi Barat untuk membahas persiapan Kabupaten Pasangkayu mengikuti penilaian Kota Layak Anak (KLA) Tahun ini.

Rakor yang berlangsung di ruangan Kadis PPKBP3A Arahamuddin SE MAP, Senin (2/3/2020) itu juga dihadiri Kabid Bidang Pemenuhan Hak Anak, Hartati Zainudin.Usai Rapat, Hartati Zainudin menyebutkan bahwa Kabupaten Pasangkayu adalah salah satu kabupaten bersama dua kabupaten lainnya di Sulbar yang akan mengikuti kembali penilaian untuk penghargaan KLA secara nasional.“Rakor ini, berkaitan dengan kesiapan pelaksanaan penilaian KLA secara nasional,” ucapnya kepada wartawan.

Disampaikan penilaian KLA baru akan dilaksanakan setelah pertemuan secara nasional melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait tata cara pengisian penilaian melalui website aplikasi khusus pada tangga 17 Maret 2020 mendatang. “Nah diatas tanggal itu, penilain persiapan penghargaan Kabupaten dan Kota Layak Anak sudah turun,” jelasnya.

Diinformasikan untuk di Sulbar, secara umum pada pengisian 2019 lalu, dari enam kabupaten yang ada, sudah ada tiga kabupaten yang ikut yakni Polman Majene dan Pasangkayu.“Tiga kabupaten ini sudah ikut tahun lalu, namun ternyata kita belum patut menerima penghargaan KLA karena setelah di verifikasi nilainya kita banyak yang berkurang,” jelasnya.

Salah satunya penyebabnya, sehingga tidak layak penerimaan penghargaan karena ketidakmampuan kabupaten yang ikut menunjukkan bukti fisik lampiran dokumen sesuai yang ditanyakan pada penilain itu.“Tahun ini, saya percaya kita akan memecahkan itu dan mendapatkan penghargaan. Semoga Pasangkayu dan pemerintahnya bisa serius sehingga Pasangkayu meraih KLA,” harapnya.

Sementara Kadis PPKBP3A Pasangkayu, Arhamuddin mengaku akan berkomitmen untuk menindaklanjuti penilaian penerimaan KLA tersebut.“Kami di Dinas PPKBP3A berkomitmen agar KLA ini bisa kita wujudkan tahun ini, dan Pasangkayu menjadi pemecah rekor untuk Sulbar sebagai Kota Layak Anak,” tambahnya. (egi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here