Kadinkes Sulteng, dr.Reny Lamadjido.(faiz/ms)

PALU – Mengantisipasi penyebaran epidemi Covid-19 atau coronavirus di wilayahnya, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah memesan tambahan Alat Pelindung Diri (APD) seperti pakaian hazmat yang khusus digunakan tim ahli medis jika nanti seseorang terjangkit virus corona.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, mengungkapkan sejauh ini pihaknya telah menyuplai kebutuhan APD kepada seluruh rumah sakit rujukan covid-19 di Sulteng.

Reny mengatakan APD seperti kostum hazmat yang telah diberikan kepada kelima rumah sakit rujukan sebanyak 10 sampai 20 buah.

“Dari awal januari kita sudah siapkan APD seperti hazmat itu,” katanya.

Namun Reny masih menunggu kedatangan kostum hazmat dari distributor di Surabaya sebanyak 300 buah. Disebutkan,phaknya telah memesan kostum tampak seperti astronaut itu dari Cina, namun hingga hari ini pesanan tersebut katanya tak kunjung datang.Alasannya karena keamanan dan pencegahan tersebarnya virus corona itu sehingga terpaksa mencari distributor lain.

Saat ini kata Reny, kostum hazmat yang tersedia di Dinas Kesehatan Sulteng hanya 5 buah. Dirinya mengakui jumlah tersebut dirasa kurang cukup jika memenuhi lima rumah sakit rujukan di Sulteng, “makanya kami tahan dulu diberikan semua, sambil menunggu kiriman kostum (hazmat) itu yang rencananya tiba pekan ini,” jelasnya lagi.

Selain APD seperti kostum hazmat, masker, sepatu boot dan cairan antiseptik, Reny Lamadjido selaku pimpinan Dinas Kesehatan Sulteng memastikan fasilitas dan peralatan lima rumah sakit rujukan itu telah memenuhi standar penanganan coronavirus, “seperti ruang isolasi yang tersendiri, ventilator, mungkin juga O2. Tapi semogalah jangan sampai ada yang terjangkit,” imbuhnya.

Reny menambahkan, selain Dinas Kesehatan Sulteng, Kementerian Kesehatan RI dan pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah juga telah mempersiapkan kostum azmat. Dan nantinya pakaian pelindung tersebut akan diberikan kepada pihak Dinas Kesehatan Sulteng, “bukan cuma kita, pihak lima rumah sakit itu pun juga sedang berusaha menambah kostum hazmat,” Tutup Reny Lamadjido. (Faiz Syafar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here