Manajemen PT Manakkara saat meninjau lokasi tambak yang letaknya dalam komplek perusahaan tersebut beberapa waktu lalu.(ist.)

PASANGKAYU-Keberadaan sejumlah perusahaan pengembang bisnis udang vaname di Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu menjadi atensi pemantauan tersendiri oleh pihak UPTD Pusekesmas Sarjo dan Dinas Kesehatan Pasangkayu, dalam mengantisipasi penyeberan Virus Corona (COVID-19) di daerah ini.

Bagaimana tidak, beberapa perusahaan tersebut diketahui telah mempekerjakan sejumlah Tenaga Keja Asing (TKA) dalam beberapa tahun terakhir atau sebelum adanya kasus terpapar COVID-19 di Indonesia.

PT Manakarra Sakti Abadi (MSA)adalah salah satu dari sekian perusahaan pengembang bisnis udang vaname disana, ternyata selama ini sudah melakukan beberapa langkah antisipasi sebelum COVID-19 ini merambah ke sejumlah daerah.“Jauh sebelum Virus Corona ini, menjadi ancaman kekawatiran warga Pasangkayu, kami sebetulnya sudah melakukan pencegahan,” kata Manager PT MSA Herry A. H Kartono, kepada media ini, Rabu petang (25/3/2020).

Pihaknya juga sudah menindaklanjuti himbauan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, dalam melakukan pencegahan termasuk melarang karyawan untuk bepergian ke luar kota untuk sementara waktu.“Manakarra sangat proaktif dalam pencegahan COVID-19 ini, apalagi kami punya TKA, tenaga ahli yang bekerja kurang lebih tiga tahun sejak dibukanya tambak budidaya di Sarjo ini,” jelasnya.

Menurutnya, seperti yang yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan dalam melakukan pengawasan TKA di Indonesia untuk mencegah penyebaran COVID-19, juga sudah dilakukan pembinaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebagai sebagai pencegahan agar tidak terjadi potensi penyebaran di internal perusahaan.“Jangan kira kami tidak melakukan apa-apa. Koordinasi dan komunikasi juga ters kami bangun ke pihak pemerintah dengan ikut menghadiri sosialisasi pencegahan virus corona di Kantor Kecamatan Sarjo,” terangnya.

Pemeriksaan secara khusus terhadap karyawan PT MSA,tambahnya, juga sudah dilakukan oleh petugas UPTD kesehatan Sarjo dan Dinas kesehatan Pasangkayu sebagai bentuk pencegahan.“Ke depan selama COVID-19 ini belum berakhir, kami juga akan meningkatkan pengawasan di internal perusahaan kami sebagai langkah pencegahan,” pungkasnya. (EGI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here