Penyerahan bantuan APD oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E di halaman Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin, Jl. Jendral Sudirman, Makassar, Rabu (25/3/2020).(dokpengdamxiv)

MAKASSAR – Sebanyak 15 Rumah Sakit (RS) rujukan dalam menangani Virus Corona (COVID-19) di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara mendapat bantuan fasilitas kesehatan berupa baju atau jubah Alat Pelindung Diri (APD) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bantuan tersebut, diserahkan langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E di halaman Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin, Jl. Jendral Sudirman, Makassar, Rabu (25/3/2020).APD jubah pelindung atau Disposable Protective Coverall tersebut, diperuntukkan  untuk seluruh tenaga medis yang bertugas dalam penanganan Covid-19 yang saat ini sedang mewabah.

Penyerahan secara simbolis kepada empat perwakilan Direktur Utama (Dirut) dan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) diantaranya, Karumit Tk. II Pelamonia Kolonel Ckm dr. Pontjo Yunarko, Sp.Pd., M.A.R.S., FINASIM, Karumkit Bhayangkara, Kombes Pol dr. Farid, Dirut RS. Wahidin Khalid Saleh dan Dinkes Provinsi Sulsel Fitriani.

Distribusi APD ke 15 RS tersebut, pertama dibagikan di wilayah Sulawesi Selatan, meliputi RST Pelamonia 10 koli/500 pcs, RSUP Wahidin  5 koli /250 pcs, RS Bhayangkara 2 koli/100 pcs, RSUD Maros 2 koli/100 pcs, RS UNHAS  1 koli/50 pcs, RS. Dr. Tajudin 1 koli/50 pcs, RSUD Labuan Baji 1 koli/50 pcs, RSUD Sinjai 1 koli/50 pcs, RSUD Lakipadada Toraja 1 koli/50 pcs, RST Pare pare 1 koli/50 pcs, dan RST Bone 1 koli/50 pcs.

Sementara di wilayah Sulawesi Barat, hanya ditujukan di RSUD Mamuju 2 koli/100 pcs. Kemudian untuk wilayah Sulawesi Tenggara, yakni RST Kendari 2 koli/100 pcs, dan RSU Bahteramas 2 koli/100 pcs. Saat ini masih ada cadangan, yang tersimpan di Gudang Kesdam 5 koli/250 pcs dan di Gudang Dinkes 3 koli/150 pcs.

Dalam kesempatan itu, Pangdam Hasanuddin mengatakan dengan adanya kelengkapan ini dapat membantu para petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.
“Insya Allah ini bisa membantu sekali petugas-petugas kesehatan kita yang saat ini berada di garda terdepan.”Karena salah satu tantangan, baik dari para petugas kita adalah memastikan mereka tidak terpapar dan alat-alat ini menjadi sangat penting” sambung Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam menuturkan bahwa APD tersebut merupakan kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja sendiri maupun orang yang ada di sekelilingnya. “Oleh karena itu manfaatkan dengan baik alat pelindung ini khususnya para petugas medis, alat ini akan diperoleh secara bertahap” tandasnya.

Mayjen Andi berharap untuk tidak saling menyalahkan, namun meminta untuk sama-sama berdo’a agar semua bisa terselesaikan. “Kita jangan saling menyalahkan, mari kita berbuat yang terbaik untuk bangsa ini dan sama-sama berdo’a agar masalah ini cepat selesai sehingga masyarakat dapat beraktifitas kembali seperti semula” tutup Pangdam.

Turut hadir Kasdam Brigjen TNI Budi Sulistijono, Asops Kolonel Inf Renal Aprindo Sinaga,  Aslog Kolonel Czi Galih Suhendro, Kapendam Kolonel Inf Maskun Nafik, Kakesdam Kolonel Ckm dr. Soni Endro Cahyo W,  dan Waka Rumkit Tk. II Pelamonia Letkol Ckm dr. F. Alvian Amu Sp.P., M.A.R.S., F.I.S.R. (EGI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here