APD hasil buatan pegawai Puskesmas Bambalamotu yang terbuat dari pembungkus mobil.(egi/mediasulawesi.com)

PASANGKAYU – Kurangnya persediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dibagikan ke petugas kesehatan di Kabupaten Pasangkayu membuat UPT Puskesmas kelimpungan. Terlebih wabah virus corona kini semakin merebak dan jumlah korban terus bertambah.

Hal inilah menginspirasi sejumlah pegawai kesehatan di Puskesmas Bambalamotu dengan mendesain Alat Pelindung Diri (APD) dari kain parasut. Kepala Puskesmas Bambalamotu, Hasna SKM, kepada media ini Senin (6/4/2020) mengatakan munculnya ide pembuatan APD tersebut melihat susahnya puskesmas mendapatkan APD dalam menangani penyebaran wabah Corona Virus (Covid-19) khususnya di Kecamatan Bambalamotu.”Karena APD kita kurang di puskesmas, makanya kita langsung cari cara lain dengan membuat APD sendiri, meski itu terbuat dari kain parasut, sejenis pembungkus mobil,” katanya kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Hasna, menyebutkan bahwa sudah ada 18 baju APD yang berhasil dibuat oleh Petugas Kesehatan untuk menunjang penanganan terhadap masyarakat yang berstatus OPD.”Untuk sementara ini, kita sudah buat sebanyak 18 APD dan itu pun kita masih kekurangan,” ucapnya.

Menurutnya, baju APD hasil inovasi sendiri ini, terbuat dari kain parasut. Bahan tersebut juga dipastikan tidak tembus dengan air.”Keselamatan tenaga kesehatan prinsipnya juga sangat penting, meski terbuat dari bahan tersebut mudah-mudahan bisa mengantisipasi penularan Covid-19 terhadap petugas kesehatan khususnya yang ada di Puskesmas Bambalamotu,” harapnya.

Sejauh ini, UPT Puskesmas Bambalamotu cukup proaktif dalam melakukan penanganan penyebaran Pandemi Covid-19 di daerah, dengan cara memberikan sosialisasi fisikal maupun social distancing kepada masyarakat. (EGI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here