Warga Pasangkayu memasang portal untuk mengawasi orang yang masuk ke Pasangkayu termasuk penjual sayur mayur dari Palu.(egi/mediasulawesi.com) itu.(egi/mediasulawesi.com)

PASANGKAYU-Warga Pasangkayu mulai was-was dengan masuknya sayur mayur dari Kota Palu ke wilayah Pasangkayu Sulawesi Barat, ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19).Kekhawatiran warga ini, bukan tanpa alasan. Data terakhir menyebutkan sudah ada 6 warga Sulteng yang positif Covid-19. Untuk itu, mereka minta pemerintah kabupaten melakukan pengawasan ketat terhadap sayur yang masuk ke Pasangkayu.

Berdasarkan pantauan media ini, dalam beberapa hari terakhir, penjual sayur keliling menggunakan motor yang diduga dari Sulteng masih banyak dijumpai di wilayah Kecamatan Sarjo dan Kecamatan Bambaira”Jujur, saat ini kami sudah khawatir membeli sayuran dari penjual sayur keliling. Karena rata-rata penjual sayur ini dari Sulteng,” ucap warga yang mengaku bernama Marni (27), Kamis (9/4/2020).

Disampaikan bahwa yang paling menghawatirkan adalah barang dagangan yang dibawa dari Palu, yang tidak bisa dipastikan steril dari Covid-19.”Apa lagi data terakhir dari Sulteng katanya sudah ada 6 Positif, makanya perlu ada pengawasan khusus dari Pemda Pasangkayu,” pintahnya.

Selama ini, kata dia, sebelum adanya wabah Covid-19 memang sudah sering belanja sayuran dari pedagang keliling asal Palu Sulteng.”Kita sangat kawatir pak, tapi kita mau berbuat apa, ini adalah kebutuhan pokok kita,” sambung warga lainnya.

Selama ini, Pemkab Pasangkayu melalui tim Gugus Tugas Covid-19 kerap memberikan imbauan agar tetap menjaga jarak, menggunakan masker, dan menghindar dari kerumunan.Olehnya itu, sangat diharapkan agar pemerintah juga melakukan pengawasan khususnya untuk para penjual sayuran dari Palu Sulteng yang hendak masuk ke Pasangkayu Sulbar.(EGI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here