Ketua Adat Pitunggota Kabupaten Sigi, Daeng Manota (ist)

Sigi,mediasulawesi.com– Ketua Adat Pitunggota Kabupaten Sigi, Daeng Manota mengajak seluruh masyarakat adat di setiap komunitasnya untuk bersama-sama memerangi covid-19 atau virus corona. Perang terhadap virus corona dilakukan dengan mengikuti protokol dan ketetapan (protap) kesehatan yang dianjurkan pemerintah serta pola hidup sehat.

Kepada wartawan, Rabu (20/5/2020) pagi Manota mengakui saat ini masyarakat pada umumnya dan khususnya masyarakat adat berada dalam ketakutan karena ancaman covid-19 yang sudah menyebar sampai di Kabupaten Sigi. Untuk itu, masyarakat harus waspada dengan tetap menjaga kesehatan dengan mengikuti protap  kesehatan yang ada. ‘’ Masyarakat adat tidak perlu takut dengan wabah ini karna masyarakat adat memiliki Tuhan yang selalu menjaga hamba-Nya , disamping itu kita menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protap kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah, “ tandasnya.

Lebih jauh Manota, selama masa pandemic covid-19 , selaku ketua adat telah melakukan beberapa upaya pencegahan, antara lain melakukan pengecekan terhadap warganya yang datang dari luar Kabupaten Sigi untuk diperiksa kesehatannya dan melakukan karantina mandiri.  Selain itu mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga maupun sanak saudara yang saat ini berada diluar untuk tidak pulang kampung hingga pandemic covid-19 berlalu.“ Jadi,masyarakat kita himbau untuk tidak mengizinkan saudara atau keluarganya yang ada di luar untuk tidak pulang kampung dulu sampai covid-19 ini benar-benar bersih dulu. Kita harus menjaga komunitas kita masing-masing untuk terhindar dari wabah mematikan ini “  terangnya lagi.

Ia mengingatkan, dalam situasi bencana seperti ini masyarakat adat memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga kampung halamanya agar tidak mudah orang luar memasuki wilayah komunitas atau orang kampung sendiri yang baru pulang dari daerah lain yang dapat membawa mala petaka bagi komunitas. Selain itu,mengikuti protap kesehatan yang ada masyarakat adat dihimbau untuk tetap menjaga kestabilan stok pangan yang ada di setiap komunitas sehingga tidak terjadi kekurangan pangan dalam masa pandemic covid-19.Masyarakat adat diimbau untuk tidak melakukan pemborosan terhadap persediaan pangan dan memanfaatkan dengan baik bantuan dari pemerintah yang bersumber dari dana desa  karna bencana covid-19 belum dapat diprediksi kapan berakhirnya.

Manota secara khusus menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah dan aparat kepolisian yang telah bekerja keras dalam mencegah penyebaran Covid 19 di Kabupaten Sigi. Ia pun siap membantu pihak kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama masa pandemic covid-19 . Ia mengajak seluruh masyarakat adat Pitunggota Sigi untuk tetap dirumah dengan menjalankan aktivitas dikebun, mencuci tangan dengan sabun, tetap menjaga jarak , dan selalu memakai masker sebagai langkah preventif untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19`. (sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here