Kapolres Mamuju Utara AKBP Leo H Siagian SIK M.Sc (ist)

Pasangkayu,mediasulawesi.com- Sejumlah warga Desa Pagiang Kecamatan Bambalamotu sempat mencurigai pihak Pemerintah Desa (Pemdes) telah bermain-main dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa (BLT-DD).

Bagaimana tidak?, dari sekian warga penerima bantuan tersebut, muncul nama salah seorang warga yang berstatus seorang haji, sehingga langsung jadi perbincangan sebelum BLT-DD tahap pertama itu disalurkan.

Mendengar informasi itu, Kapolres Mamuju Utara  AKBP Leo H Siagian SIK MSc, merasa tidak tenang sehingga memerintahkan anggotanya untuk berkoordinasi dan melakukan pengawasan selama pembagian agar tidak terjadi masalah.

Usai penyaluran BLT-DD Desa Pagiang, yang dilaksanakan Kamis (21/5/2020) kemarin, Kapolres membenarkan bahwa memang ada warga Desa Pagiang yang berstatus haji ikut menerima bantuan BLT-DD dan sempat menjadi cerita di masyarakat.“Apa yang dilaporkan warga ke kami itu benar, bahwa memang ada Pagiang yang sudah haji tapi ikut terima BLT,” katanya kepada mediasulawesi.com Jumat pagi (22/5/2020).

Dikatakan bahwa, setelah dilakukan pengawasan terkait nama warga yang sudah haji ikut terima BLT itu, ternyata memang warga yang layak mendapat bantuan meski sudah haji. Sebab sebelumnya warga bernisial (Hj M) ini sempat mendapat musibah hingga hidupnya hanya bergantung kepada adiknya.“BLT Dana Desa sejatinya hanya diperuntukan untuk warga kurang mampu yang terdampak Covid-19, dan pertimbangan Kepala Dusun dan Desa warga berstatus haji penerima bantuan ini juga ikut diberikan BLT karena memang layak menerimanya,” terang Kapolres.

Secara singkat, AKBP Leo, kembali menghimbau kepada seluruh pihak, termasuk warga penerima BLT dan warga lainnya agar turut bersama-sama melakukan pengawasan sehingga tidak ada masalah ditemukan selama penyaluran BLT ke masyarakat di Kabupaten Pasangkayu.“Dan kami juga berterima kasih kepada warga yang sudah melaporkan ke kami setiap informasi soal penyaluran BLT sehingga kami dapat bertindak dengan baik dalam pengawasan,” pungkasnya. (EGI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here