Pelantikan PPK menandai tahapan pilkada di Kabupaten Pasangkayu dilanjutkan.(ist)

Pasangkayu,mediasulawesi.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasangkayu akhirnya melantik anggota PPK sekaligus menandai dimulainya tahapan Pilkada serentak di Kabupaten Pasangkayu Tahun 2020. Sebelumnya tahapan sempat terhenti menyusul adanya Pandemi Covid-19.

Pelantikan PPK ini, sebagai langkah menindaklanjuti keputusan KPU RI dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Bawaslu dan DPR RI terkait tahapan pilkada serentak Tahun 2020 kembali berjalan.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah ke 36 Anghota PPK dalam pemilihan bupati dan wakil bupati 2020, diselenggarakan di Aula Hotel Trisakti, Jalan Fatmawati, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (15/6/2020).

Ketua KPU Pasangkayu, Syahran Ahmad, mengatakan sesuai isi keputusan KPU Pasangkayu nomor 042/HK.03.1-Kpt/7601/Kab-Kab/III/2020. Salah satu kegiatan yang sempat tertunda di masa pandemi Covid-19 adalah pelantikan dan kembali dilanjutkan.’’Saya berharap, nantinya Sekretariat PPK harus netral dalam penyelenggaraan pilkada tahun 2020, dan tentunya bukan lagi sebagai tim dari salah satu bakal calon (Balon),” kata Syahran.

Menurut dia, sebelum melakukan pelantikan Sekretaris dan Anggota PPK, KPU sudah melakukan penyerahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 sebagai penanda proses tahapan pemilu kembali dilanjutkan.”Tentunya harapan kami, PPK sebagai penyelenggara pemilu juga bisa sebagai agen-agen pemutus rantai penyebaran Covid 19. Dan kita jangan kaku dalam melaksanakan tugas asal kita tetap ikut protokol kesehatan C ovid-19,” tutur Syahran.

Kesempatan yang sama melalui Staf Ahli Bupati Pasangkayu, Ilham mengapresiasi para Sekretaris dan Anggota PPK yang dilantik untuk selalu siap menjalankan tugas yang tentunya dengan penuh integritas yang tinggi.”Sebelumnya saya sampaikan, bahwa pak Bupati dan Sekda tidak bisa hadir dalam acara pelantikan ini, dikarenakan ada tugas luar yang tidak bisa ditunda. Saya sangat berharap, Sekretariat PPK yang baru lantik tentunya harus netral, dikarenakan ditangan-tangan bapak dan ibu sebagai leading sektor dalam perhelatan pilkada tahun 2020,” imbuh Ilham. (EGI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here