Puluhan kaum perempuan di Desa Kaliburu dilatih membuat abon dan nugget ikan sebagai bagian dari Program Pembinaan Desa Mitra (PPDM) oleh Universitas Alkhairaat Palu,Sabtu (27/6/2020).(sam/mediasulawesi.com)

Donggala,mediasulawesi.com-Puluhan kaum perempuan di Desa Kaliburu,Kecamatan Sindue Tambusabora,Kabupaten Donggala dilatih berwirausaha.Kali ini, mereka dilatih mengolah hasil usaha perikanan dengan membuat aneka produk bahan baku lokal berupa abon dan nugget ikan. Kegiatan tersebut disaksikan langsung Wakil Bupati Donggala, Muh Yasin,S.Sos, Rektor Universitas Alkhairaat Palu Dr Umar Alatas,S.Pi,M.Pi, Ketua Tim Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Unisa,Dr Ahsan Marjudo,Ketua LPPM Unisa, Abdul Kadir,S.E,M.M dan Kepala Desa Kaliburu, Anshor Muh Sholeh.

Pelatihan wirausaha dan pengolahan hasil perikanan berupa pembuatan abon ikan dan nugget ikan ini dilakukan di aula kantor Desa Kaliburu, Sabtu (27/6/2020) pagi.Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Kemeristekdikti yang dilakukan oleh Dosen Universitas Alkhairaat Palu. Sedikitnya 30 kaum perempuan yang didominasi ibu-ibu paru baya ini cukup antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sebelum melakukan praktek pembuatan abon dan nugget tersebut, peserta diberi bekal ilmu oleh pemateri yakni Dr Mawar yang juga Dekan Fakultas Perikanan Universitas Alkhairaat Palu didampingi Asrawaty yang juga Ketua Program Studi Tekhnologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu.

Menurut Dr Mawar, pembuatan abon dan nugget ini tidaklah sulit apalagi bahan bakunya gampang didapatkan di Desa Kaliburu. Karenanya ia meminta kaum perempuan di desa tersebut bisa betul-betul memanfaatkan potensi tersebut agar bisa membantu peningkatan pendapatan. ‘’Bahan bakunya tidak susah. Semuanya gampang didapatkan di desa ini. Apalagi ikan,dimana desa ini berada di dekat pantai,’’tandasnya.

Nima, salah seorang peserta mengaku sangat senang bisa ikut kegiatan tersebut. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, ia juga bisa mempraktekkan pembuatan abon dan nugget yang berbahan baku utama ikan. Terlebih mendapatkan bantuan peralatan untuk berwirausaha.’’Alhamdulillah, kami sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Kita bisa dapat ilmu sekalian berwirausaha untuk membantu ekonomi keluarga,’’ucap perempuan berusia 50 tahun tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Program Pengembangan Desa Mandiri (PPDM) Dr Ahsan Marjudo,S,Pi,M.Pi mengatakan kegiatan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan tarif hidup masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Alkhairaat Palu.Dengan tema Desa Mandiri Kreatif Berbasis Pengolahan Potensi Lokal lanjut Ahsan, diharapkan warga Desa Kaliburu bisa mandiri dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut turut dihadiri Ketua LPPM Unisa, Abdul Kadir Alkaf, Sekretaris LPPM, Ningsih,Kepala Divisi Pengabdian Masyarakat LPPM, Gulom,Dekan Fakultas Sastra Unisa,Syamsuddin dan Dosen Senior FKIP Unisa, Ridwan Laki.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here