Rehabilitasi rumah milik Ulfawati,warga Kelurahan Duyu,Kota Palu kini hampir rampung.(penrem132/tadulako)

PASCA bencana gempa bumi 28 September 2018 silam, masih menyisahkan masalah bagi para penyintas di Kota Palu terutama menyangkut tempat tinggal. Cukup banyak penyintas yang kehilangan tempat tinggal. Sebagian kini tinggal di hunian sementara (huntara). Adapula yang memilih tetap bertahan di rumahnya meski dengan kondisi rusak parah.

Hal inilah yang membuat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melalui Korem 132/Tadulako turut peduli dan membantu meringankan penderitaan warga Kota Palu yang tertimpa bencana. Salah satunya melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75. Yang beruntung mendapatkan bantuan tersebut, Ulfawati (40), warga Jalan Padanjakaya, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga,Kota Palu.

Komandan Korem 132/Tadulako Brigadir Jenderal TNI Farid Makruf,M.A, mengungkapkan proses pemilihan pembangunan rumah atau rehab rumah tidak layak huni ini dilakukan berdasarkan masukan dan peninjauan secara langsung oleh unsur pemerintah dan TNI sehingga terpilihlah rumah Ulfawati. Pertimbangannya tidak hanya semata karena rumahnya yang rusak tapi juga karena perempuan beranak dua ini kini menjadi tulang punggung keluarganya. Yah,sejak sang suami menghadap sang Khalik, Ulfa membanting tulang menghidupi keluarganya dengan bekerja sebagai buruh serabutan.

Danrem secara khusus menyampaikan terima kasihnya kepada puluhan prajuritnya yang telah bahu membahu menyelesaikan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ulfawati. Saat ini, proses rehab rumah tersebut hampir rampung dan mencapai lebih 85 persen. Setelah sempat melihat langsung perkembangan rehab, orang nomor satu di Korem 132/Tadulako ini pun optimis proses rehab bisa tuntas sesuai jadwal yang ditentukan.

Sementara itu, Ulfawati nampak sumringah melihat perkembangan rehab tempat tinggalnya oleh personil TNI. Harapannya untuk tinggal di rumah yang nyaman bersama kedua anaknya segera menjadi kenyataan. Setelah selama ini harus tinggal di hunian sementara (huntara) Kelurahan Duyu. Ia sendiri tak menyangka akan mendapatkan bantuan dari KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa. ‘’Ini seperti mimpi. Tak pernah menyangka bisa mendapatkan bantuan ini. Saya sangat berterima kasih kepada TNI. Pak KASAD,pak danrem serta anggota TNI yang selama ini bekerja disini. Terima kasih juga pemerintah disini yang telah membantu kami,’’ungkapnya.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here