LSM Bina Desa memaksimalkan pendampingan masyarakat korban bencana alam Sigi.(ist)

Sigi,mediasulawesi.com-Pemerintah Kabupaten Sigi berupaya memulihkan ekonomi daerah dengan berbagai strategi, upaya pemulihan melalui optimalisasi program-program yang ada di perangkat daerah terkait seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta dinas teknis terkait lainnya serta melalui kerja sama dengan berbagai organisasi/Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Terkait  peningkatan perekonomian masyarakat  pasca bencana Alam gempa bumi dan likuifaksi di Kabupaten Sigi terdapat  beberapa organisasi / LSM yang melakukan pendampingan terhadap penyintas salah satunya adalah LSM  Bina Desa.

Perwakilan LSM Bina Desa,Atun melalui press releasnya Senin (14/9/2020) menuturkan pasca bencana alam, 28 September 2018 silam, LSM Bina Desa sudah melakukan pendampingan terhadap masyarakat korban  bencana alam di kabupaten Sigi , kehadiran LSM Bina Desa di Kabupaten Sigi khususnya di desa Pombewe tidak hanya sekedar menyusun program, mengajukan proposal, dan merealisasikan program tsb, akan tetapi LSM Bina desa terus melakukan pendampingan terhadap masyarakat korban bencana sampai masyarakat tersebut memperoleh kemandirian di bidang ekonomi.

Untuk mewujudkan hal tersebut,lanjut Atun, LSM Bina Desa memulainya dengan cara mendorong terbentuknya KSP (Komunitas Swabina Desa) di beberapa dusun di Desa Pombewe Kab. Sigi dimana pengurus KSP diambil dari masyarakat di Desa itu sendiri, tujuan dari pembentukan KSP adalah sebagai wadah bagi masyarakat didesa dalam mengelola dan memanfaatkan  potensi pertanian dan peternakan yang ada dilingkungannya,  agar terkoordinir dengan baik sehingga hasilnya dapat mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa Pombewe.

Atun menyebutkan, adapun Program kerja dari KSP (Komunitas Swabina Desa) yang telah dibentuk dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat antara lain, mendorong Pertanian alami, pemetaan desa, mendorong advokasi Desa dalam regulasi Desa, pembuatan rumah Kompos,kerjasama dengab UNTAD ( Universitas Tadulako) Palu dan pemerintah melakukan penelitian (Pertanian padi) dan ekonomi Keberlanjutan bagi penyintas (Pengungsi) dan warga lokal Pombewe.

Ia berharap kehadiran  KSP ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Provinsi Sulawesi Tengah dalam memberikan kontribusi bagi daerah untuk meningkatkan  perekonomian  masyarakat khususnya yang ada di Desa, selanjutnya beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepolisian yang  sudah memberikan arahan dan kami LSM Bina Desa dan KSP yang telah terbentuk  akan selalu mendukung tugas-tugas Kepolisian.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here