Abdul Kadir Patta (sam/mediasulawesi.com)

Palu,mediasulawesi.com-sebanyak sepuluh mahasiswa baru Universitas Tadulako Palu terancam dipecat. Penyebabnya,  mereka telah membully pemateri yang tak lain Dosen Universitas Tadulako saat Proses Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB)  tahun 2020 via daring (dalam jaringan) .Kesepuluh mahasiswa baru dari sejumlah fakultas itu bahkan sudah digugurkan dari kegiatan PKKMB.

Kasus perundungan (bullyng) yang dilakukan sepuluh mahasiswa baru tersebut terjadi saat hari pertama proses pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru Universitas Tadulako. Kegiatan yang berlangsung melalui daring ini diikuti ribuan mahasiswa baru dari seluruh fakultas dengan pemateri dari pimpinan universitas Tadulako.PKKMB tersebut berlangsung selama tiga hari, 21-23 September 2020 dengan melalui daring dan aplikasi zoom meeting dan youtube.

Saat kegiatan berlangsung itulah,sejumlah mahasiswa baru ini melontarkan ucapan tidak senonoh terhadap pemateri maupun peserta kegiatan lainnya di percakapan melalui aplikasi streaming youtube dan zoom meeting tersebut. Pihak panitia pun langsung bertindak cepat dan mengidentifikasi peserta yang melakukan perundungan tersebut.

Ketua Komisi Disiplin Universitas Tadulako Abdul Kadir Patta saat ditemui media ini Rabu (23/9/2020) menyampaikan pihaknya telah menangani kasus dugaan perundungan tersebut dan akan melakukan pemeriksaan kamis (24/9/2020) esok. Jika terbukti bersalah,kesepuluh mahasiswa baru tersebut akan mendapat sanksi berat. Selain akan menjalani pemeriksaan, kesepuluh mahasiswa baru tersebut juga telah digugurkan oleh panitia dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. ‘’Kami sudah memproses kasus tersebut. Besok (Kamis,red) kami akan periksa dan minta keterangan mereka,’’jelasnya sembari memperlihatkan kesepuluh nama maba tersebut.

Abdul Kadir menyayangkan tindakan kesepuluh mahasiswa baru tersebut yang dianggap tidak mencerminkan sebagai kader intelektual. Kesepuluh mahasiswa baru tersebut berasal dari lima fakultas yang berbeda.Dua diantara maba yang diduga melakukan perundungan tersebut  adalah berinisial YC dan FFR.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here