Tim satgas covid-19 Kota Palu memintai keterangan salah seorang pemilik warung kopi di Kota Palu.(sam/mediasulawesi.com)

Palu,mediasulawesi.com-Untuk menekan penyebaran virus corona,pemerintah Kota Palu melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Tugas Covid-19 gencar melakukan operasi yustisi.Operasi tidak hanya dilakukan siang hari tapi juga malam hari.Sasarannya adalah pengunjung di pusat keramaian, warung kopi dan tempat hiburan malam.

Sejumlah petugas polisi pamong praja dan satgas covid-19 Kota Palu bersitegang dengan salah seorang pengunjung di salah satu cafe di Hutan Kota Palu,Sabtu (4/10/2020) malam.Ia ditegur karena tidak mengindahkan imbauan pemerintah khususnya menjaga jarak.Saat didatangi tim operasi yustisi ini, belasan anak muda memang nampak berkerumun.Tak hanya itu, ada pula diantaranya didapati tak mengenakan masker.

Sempat terjadi perdebatan,anak muda tersebut akhirnya mengalah dan mengikuti arahan dari satgas covid-19.Tim satgas covid-19 yang dipimpin langsung kepala satuan polisi pamong praja pemkot palu trisno kemudian memanggil dan memintai keterangan sang pemilik café//setelah itu/satgas gabungan ini kemudian menyasar café lainnya//

Pemilik warung kopi, Muhammad Gunarto mengaku mendukung kebijakan pemerintah yang mengambil langkah tegas dalam mencegah penyebaran virus corona.Ia pun mengikuti kebijakan itu dengan menyiapkan standar protokol kesehatan di tempat usahanya.Tak hanya tempat cuci tangan dan handsanitizer tapi juga masker gratis bagi pengujung yang tak mengenakan masker.’’kami mendukung langkah pemerintah ini. Kami juga selama ini menjalankan protocol kesehatan di tempat kami,’’ujarnya.

Tim satgas covid-19 Kota Palu Trisno Y DP yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palu mengatakan tim terpadu penegakan covid-19 telah menyasar tiga tempat yang ramai dikunjungi warga.Hasilnya, ditemukan adanya sejumlah pelanggaran seperti pengunjungnya tidak menjaga jarak dan menggunakan masker.Untuk itu,satgas covid-19 Kota Palu memberikan surat teguran tertulis.Jika dikemudian hari melakukan pelanggaran lagi maka pemerintah kota palu melalui satgas covid-19 akan melakukan penutupan usaha tersebut.’’Jadi sementara kita berikan surat teguran tertulis. Jika ternyata tidak diindahkan atau terjadi pelanggaran lagi maka langkah kita sampai penutupan tempat usaha,’’tegasnya.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here