Kadinsos Kota Palu,Romy Sandi Agung (kiri) menyaksikan penyerahan bantuan kepada warga miskin Kota Palu.(dok.dinsospalu)

Palu, mediasulawesi.com- Kementerian Sosial mengembalikan 1293 penerima bantuan sosial tunai (BST) untuk Kota Palu. Setelah melakukan proses verifikasi, Kemensos membeberkan jika 1293 penerima bantuan tersebut terindikasi menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lainnya. Seyogyanya, masih ada hampir 3000 warga Kota Palu yang belum menerima bantuan dari kemensos tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Palu Romy Sandi Agung kepada mediasulawesi.com Senin (16/11/2020) pagi membenarkan adanya lebih seribu penerima BST yang bermasalah. Dari hasil verifikasi yang dilakukan kemensos, kata dia, terindikasi 1293 nama yang menerima bantuan lain termasuk PKH. ‘’Jadi, 1293 nama itu terindikasi menerima bantuan PKH dan bantuan lain. Nah itu yang sudah diverifikasi oleh pihak kemensos dan diberikan ke kami,’’terangnya.

Lebih jelas Romy,dalam menyalurkan bantuan tersebut termasuk yang ditujukan kepada 12.604 penerima di Palu, pihak kemensos memang memberikan dua kriteria yakni fakir miskin yang masuk data terpadu kesejahteraan Kota Palu yang tidak menerima PKH maupun bantuan lainnya. Serta fakir miskin yang terdampak virus corona atau covid-19.

Diakui saat awal program tersebut berjalan yakni di bulan Maret 2020, proses pembayarannya terealisasi 100 persen. Namun memasuki bulan Mei hingga Nopember 2020 ini baru muncul beberapa masalah. Karena, setelah pihak Kemensos melakukan verifikasi kembali ternyata ditemukan adanya penerima BST yang juga menerima bantuan lain, termasuk PKH. Hal itu sempat menimbulkan complain dari sejumlah penerima.

Pihak Dinsos Palu sendiri sempat melayangkan surat ke kementerian sosial terkait nama-nama yang terindikasi bermasalah tersebut dan telah dijawab oleh pihak kemensos. Untuk memutakhirkan data penerima bantuan sosial tersebut, Kadinsos menyampaikan kalau pihaknya telah mengutus kepala bidang dan kepala seksi untuk membawa hasil pemutakiran data ke Jakarta. ‘’jadi kepala bidang dan kepala seksi kami sudah ke Jakarta untuk membawa hasil pemutakhiran data terkait penerima bantuan sosial tersebut,’’pungkasnya.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here