Tim sepak bola Pemprov Sulteng takluk dari tim sepakbola Pemkab Pasangkayu dengan skor tipis 2-3.(egi/mediasulawesi.com)

Pasangkayu, mediasulawesi.com – Tim Old Star Pemprov Sulteng bertandang ke Stadion Bulucindolo Pasangkayu, menghadapi tim Old Star Pemkab Pasangkayu dalam laga bertajuk “Silaturahmi” komunitas tim sepak bola 40 tahun ke atas.

Bermain menghadapi mantan-mantan bintang lapangan hijau lokal Pasangkayu, Pemprov Sulteng pulang ke Sulteng membawa kekalahan dengan skor tipis 2-3 (0-2). Dua gol Old Star Pemprov Sulteng, dipersembahkan oleh Opan dan Erik, sementara tri gol kemenangan Pemkab Pasangkayu di borong oleh Zulfikar.

Pertemuan kedua tim daerah tetangga sesama Old Star di Stadion Bulucindolo, adalah yang pertama kali terjadi selama wabah Covid-19 melanda negeri ini. Meski pertama kali saling jajal kemampuan di lapangan, keduanya tetap memberikan permainan menarik dan menghibur.

Usai pertandingan, kedua pemain kesebelasan saling puji kemampuan, sekaligus sama-sama berharap agar pertemuan tersebut, terus diagendakan sebagai sarana silaturahmi yang baik antara mantan-mantan pemain Sulteng dan mantan-mantan pemain yang dimiliki Kabupaten Pasangkayu.

Setelah pertandingan, Manager Old Star Pemprov Sulteng, Idham Pontoh, mengungkapkan alasannya sehingga memilih Tim Old Sta Pemkab Pasangkayu sebagai lawan tanding dalam agenda tour tes game Pemprov Sulteng di tahun 2021.

“Sebenarnya, kami sudah  lama ingin datang ke Pasangkayu, melihat animo perkembangan sepakbola di wilayah Pasangkayu. Namun karena pandemi covid-19, hari ini (Sabtu, red) kami dan tim baru berkesempatan hadir disini,” katanya kepada wartawan sesaat setelah bertolak kembali ke Palu Sulteng.

Dikatakan, datang menghadapi Old Star Pemkab Pasangkayu, bukan kemenangan tim yang jadi terget prioritas, melainkan silaturahmi agar animo sepakbola antar Pemprov Sulteng dan Pemkab Pasangkayu bisa terus berkembang.“Saya dan tim datang ini adalah bentuk silaturahmi kami, agar kami bisa lebih kenal dengan pemain-pemain yang ada di Pasangkayu,” jelasnya.

Idham menilai, bahwa tim Old Star Pemkab Pasangkayu sangat menjunjung sportivitas dengan gaya bermain yang bagus, tidak mengandalkan fisik. Maklum, kata dia, laga persahabatan semacam ini adalah pertemuan tim eks pemain yang notabene tidak muda lagi.“Kami, terkesan dengan mainan mantan-mantan bintang disini, dan kami dilayani dengan baik. Saya berharap pertemuan ini, buka pertama dan terakhir. Ke depan, kami berharap ada kunjungan balasan ke Kota Palu Sulteng,” imbuhnya.

Terakhir, Idham memuji faslitas dan keberadaan Stadion Bulucinolo atau Stadion Gelora Jiwa, yang dibangun Oleh Pemkab Pasangkayu. “Stadionnya bagus, ini harus dikembangkan sehingga akan lahir pemain bintang di Pasangkayu,” tandasnya.

Sementara Ketua Old Star Pemkab Pasangkayu, Zulfikar mengaku bangga karena dikunjungi oleh tim Pemprov Sulteng, yang diketahuinya banyak mantan-mantan pemain di dalam yang dulunya memiliki nama besar di Palu Sulteng.“Ini adalah pertemuan silaturahmi, semoga selanjutnya selalu ada. Kami juga memohon maaf, jika ada hal-hal yang kurang berkenan dalam penyambutan dan pelayanan kami,” pungkasnya. (egi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here