Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah,Dr Abdul Rahman Thaha (ist)

Palu,mediasulawesi.com- Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah Dr.Abdul Rahman Thaha mengusulkan agar operasi pengejaran kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di kabupaten Poso,Sulawesi Tengah diambil alih pasukan TNI. Aparat Kepolisian melalui Satgas Madago Raya sebagai pengendali operasi selama ini dinilai gagal dalam menuntaskan kelompok MIT pimpinan Ali Kalora.

Kepada wartawan di Palu, Kamis (4/3/2021) pagi Abdul Rahman Thaha kepada menyampaikan operasi penegakan hukum kelompok MIT di Poso tersebut sudah berlangsung hampir 20 tahun dan telah beberapa kali berganti sandi operasi. Tak hanya itu, operasi yang telah menelan dana cukup besar tersebut telah menelan korban tidak hanya di kalangan kelompok MIT tapi juga aparat TNI dan Polri.’’Sudah cukup besar dana yang telah dikucurkan untuk operasi tersebut. Tapi kenapa sampai sekarang tidak tuntas juga.Ada apa?,’’tandasnya.

Kegagalan aparat kepolisian dalam menuntaskan kelompok MIT, lanjut Rahman menjadi alasan kuat untuk diambil alih TNI. Apalagi, kata dia, perbuatan yang dilakukan kelompok MIT pimpinan Ali Kalora itu bukan lagi kriminal biasa tapi sudah masuk separatis.  ‘’Mereka itu separatis. Punya senjata. Dan TNIlah  yang punya kemampuan untuk menghadapinya,’’jelasnya lagi.

Ia prihatin dengan  jatuhnya korban dua orang anggota satgas Madago Raya dalam baku tembak dengan kelompok MIT, Selasa dan Rabu kemarin. Ia pun berharap, tidak ada lagi jatuh korban dalam upaya penanganan  kelompok yang dulunya dipimpin Santoso tersebut. Karenanya ia akan menyampaikan persoalan itu ke Presiden Jokowi dan juga membahasnya di rapat paripurna DPD RI dan DPR RI di Jakarta dalam waktu dekat ini.

Anggota Komite I DPD RI ini juga menyampaikan kalau penanganan kasus Poso ini sebenarnya bisa tuntas jika ditangani secara serius. Apalagi kekuatan kelompok Mujahidin Indonesia Timur ini semakin berkurang dan tinggal 9 orang dengan kekuatan persenjataan yang minim. Sementara kekuatan pasukan keamanan cukup besar dan dilengkapi dengan persenjataan yang memadai. Ia pun optimis jika operasi tersebut dikendalikan oleh TNI, maka kelompok MIT bisa segera dituntaskan.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here